Cara Meraih Mimpi

Reading Time: 3 menit

Cara Meraih Mimpi Banyak yang masih bertanya-tanya, bagaimana cara meraih mimpi sih? Meraih mimpi tidak hanya sekedar dalam scoop cita-cita — pada saat nanti 10-20 tahun kedepan contohnya. Tidak selama itu. Meraih mimpi dapat berarti meraih kesuksesan-kesuksesan jangka pendek, bisa 1-2 bulan kedepan, 1-2 hari kedepan atau bahkan 1-2 jam kedepan. Setiap dari kita memiliki tujuan-tujuan yang jika sukses kita raih, rasanya ‘greget’ banget!

CARA MERAIH MIMPI

Sebuah kisah tentang kegelisahan

Diujung kota Phnom Penh. Pagi hari. Saya ‘terdampar’. Dengan langkah letih mencoba memasuki bar yang baru saja dibuka di sudut kota itu.

“Ice cappucino one please” sisa suara parau saya kepada bartender bar itu.

cara meraih mimpiDengan sisa tenaga, saya mencoba menyisir sejenak restaurant kecil ini mencari tempat terbaik untuk menaikkan semangat saya. “Ah ada tempat outdoor yang agak sepi rupanya.”

Setelah terduduk beberapa menit, sebuah gelas berbentuk jar-mug diikat seutas tali akar kecil yang menggantung deskripsi dari restaurant tersebut, dihidangkan dengan gula  air terpisah dalam bentuk miniatur teko kaca yang berkilau.

“Thanks for the morning greeting” kata saya dalam hati tersenyum.

Dengan pengalaman Hospitality (perhotelan dan restaurant) yang saya miliki, sebuah sentuhan kecil dapat membuat perubahan besar bagi tamu.

“Quality is in the details.” – Elfuego.

Jika ada yang berkata bahwa tidak ada bedanya minum dari gelas apa saja, silakan setiap hari minum dari mangkok mie atau gayung kamar mandi. Karena ini bukan lagi soal fungsi, melainkan juga menyangkut hati.

“Raise your standards!” Tidak hanya melatih kita untuk mencapai LEBIH, namun juga menghadiahi kita dengan senyuman-senyuman pembangkit pagi.

Instagram post @elfuegowizard > Lihat disini

CARA MERAIH MIMPI

Mimpi terkadang berdampingan dengan keterpurukan

Dalam membicarakan soal cara meraih mimpi, saya membagi atas 3 bagian strategi:

  • Jangka pendek
  • Jangka menengah
  • Jangka panjang

Harus ada perencanaan dalam setiap strateginya!

“Your strategy needs strategy.”

Strategi Anda, ‘ternyata’ juga perlu strategi! Begitulah candaan nasihat yang kita perlukan dalam hidup. Anda perlu merencanakan rencana Anda agar betul-betul sesuai dengan arah mimpi yang ingin Anda raih.

Jika berbicara strategi cara meraih mimpi saya pada jangka panjang, saya sih hanya ingin 2 hal:

  1. Menjadi pemiliki mega hotel & resort bintang 5 disalah satu pulau lengkap dengan casino, mall dan taman bermainnya.
  2. Pada saat saya tua nanti, dan Indonesia sudah mempraktikkan demokrasi murni, dan Indonesia belum juga mendapatkan kemajuannya sebagai negara ajaib nan kaya, saya ingin mencalonkan diri sebagai presiden. (Ngakak).

But hey, DREAM is the most precious FREE thing we should have. Right? There is no dream that too high.

Kisah ‘Nakal’ Masa Lalu

Beberapa tahun lalu, malam hari, saya teringat hanya ada Rp. 120.000 uang di rekening saya. Di ruang kerja rumah saya malam itu, saya menyadari bahwa besok sudah tanggal 20, tanggal dimana petugas PLN datang untuk menagih tunggakan listrik rumah. Rumah saya memiliki ukuran cukup besar dengan style rumah villa ala Bali, sebulan saya harus membayar minimal Rp. 3.500.000 untuk listrik.

Parah? 3,5 juta ‘doang’ untuk bayar listrik ‘ga bisa’?

Ya. Parah banget. Mau jadi owner hotel berbintang dan presiden, bayar duit listrik saja tidak bisa? (Ngakak lagi).

Ada sebuah psikologi trik yang bisa kita lakukan saat menghadapi sebuah masalah. Atau apapun. Dalam NLP dinamakan Disassociate dan Associate. Anda juga dapat mempraktikkan dalam setiap hal demi meraih mimpi.

Pernah tidak merasa menilai diri sendiri, seakan berkata, “aku seharusnya begini, bodoh sekali aku kemarin begitu. Andai saja aku melakukan ini, pasti sekarang sudah berbeda.” Atau, “aku seharusnya tidak berada ditempat ini, aku ingin sekali kembali ke tempat dimana aku suka.” Fenomena tersebut adalah fenoma disassociate atau Anda tidak sedang terkoneksi dengan sebuah hal. Saat Anda bekerja atau sekolah, Anda ingin liburan, Anda sedang terdisasosiasi dari pekerjaan. Saat Anda liburan bersama keluarga, Anda terpikir tentang pekerjaan di kantor, Anda sedang terdisasosiasi dari sesi liburan Anda. Sederhana bukan?

Ternyata disasosiasi atau disassociate ini dapat dimanipulasi! Anda dapat membuat diri Anda terdisasosiasi dan asosiasi (associate) kapanpun sesuai yang Anda inginkan. Saya membagikan artikel tentang kerja keras vs kerja cerdas sebelumnya. Ketika Anda bekerja, dan terasosiasi dengan pekerjaan Anda, maka Anda akan dapat FOKUS terhadap goal atau mimpi Anda.

Lalu bagaimana dalam hal masalah listrik saya tadi? Ketika Anda berada dalam suatu masalah, sebenarnya sedang ada sebuah benang kusut dan labirin tak berujung yang sedang Anda bentuk. Jika Anda terasosiasi dengan labirin tersebut, maka akan semakin tersesat. Latih diri Anda agar dapat terdiasosiasi terhadap masalah tersebut! Berdisasosiasi — ulangi ucapkan bersama saya: dis-aso-sia-si — bagus! — tidak berarti Anda meremehkan sebuah masalah. Namun Anda memberikan ruang bagi diri Anda untuk melihat dari ‘atas labirin’ tidak sebagai diri Anda yang sedang berada dalam labirin.

Seseorang yang dapat berdisasosiasi dan berasosiasi dalam tempo-tempo singkat, berganti-ganti setiap waktu sesuai keperluannnya, adalah orang yang dapat meraih mimpi mereka lebih cepat dari yang mereka rencanakan!

Sebagai penutup, saya menjelaskan apa yang saya lakukan untuk akhirnya dapat membayar listrik keesokan harinya di video dibawah ini:

Pin It on Pinterest